Sabtu, 11 Februari 2012

Makanan Khas Cirebon


Bubur Sop:
Bubur berisi irisan kol, daun bawang, kedele goreng, seledri yang dituangi kuah sop dan ditaburi suwiran ayam serta kerupuk. Sepintas sih makanan ini merupakan kombinasi dari bubur ayam dan sayur sop cuma warnanya bening. Disajikan panas-panas dan biasanya bubur sop ini hanya dijual pada malam hari.
 
Nasi Jamblang:
Nasi jamblang adalah berupa nasi campur lauk pauk. Disajikan di daun jati 2-3 lapis…enak jeh. Trus dengan lauk pauk bermacam-macam, seperti paru, daging, tempe, tahu, cumi, dll serta sambal khas cirebon. Para pedagangnya sangat khas sebab menggunakan meja rendah yang menggelar berbagai macam makanan dan dikelilingi oleh bangku panjang untuk duduk pembeli. Cara penyajiannya, si penjual menyodorkan nasi yang dibungkus daun jati kemudian pembeli mengambil sendiri lauk pauk yang ingin dimakannya. Bayarnya harus mengandalkan kejujuran para pembelinya karena pembeli menyebutkan apa saja yang telah dimakan, para penjual nasi jamblang cukup tersebar di kota Cirebon selain itu mereka buka 24 jam. Kawasan Gunung Sari merupakan daerah yang cukup banyak populasi penjual nasi jamblang ini, penjual nya berderet di depan Grage Mall. Penjual Nasi Jamblang yang terkenal di Cirebon adalah Nasi Jamblang Mang Dul yang berlokasi di Gunung Sari (sebelah BCA).

Mie Koclok:
Kenapa sih disebut mie koclok karena sebelum di sajikan, mienya di rendam dulu di air panas pake tangkai saringan, setelah beberapa menit trus di angkat dan di koclok-koclok supaya airnya jatuh. jangan lupa kalau sudah sampai Cirebon saya selalu mampir ke Lawanggada, disana ada Kedai namanya "Mie koclok Lawanggada". Mie koclock ini terdiri dari mie kuning yang disajikan dengan toge, kol, suwiran daging ayam, telor lalu disiram dengan kuah santan. Disajikan pas lagi panas sebab tidak enak kalau udah dingin. Selain di jalan Lawanggada ada juga tuh yg di perempatan Winaon dulu nya toko buku Kainama, tapi ada sumber yg bisa dipercaya katanya di daerah Panjunan.

Nasi Lengko:
Nasi Lengko gampang aja kok bikinnya. Isinya cuma terdiri dari bahan makanan yg sederhana seperti nasi putih, tahu, tempe, timun, toge (tokol bahasa cirebonnya) dan daun kucai. Kemudian ditaburi bawang goreng serta disiram bumbu kacang dan kecap. Enak kalo makannya ditemani krupuk lembang. Tukang jual nasi lengko cukup tersebar di sekeliling kota Cirebon sebab makanan ini cukup sederhana juga terjangkau bagi masyarakat. Penjual nasi lengko yang lumayan laris dan ramai pembeli adanya di Jl. Pagongan. Sempet nanya yg punya namanya pak H. Barno (kalau pak Bardi walikota). Katanya sudah 11 tahun jualan disana.

Docang:Isinya bongko (lontong maksudnya) di campur daun singkong, toge, kelapa parudan di tambah kerupuk. terus dimakan dengan kuah yg katanya terbuat dari bumbu oncom atau dage untuk sebutan orang Cirebon yg udah diinepin semalem. Makanan ini cuma beda jenis aja dengan lontong sayur tapi kuah dagenya yang digunakan membuat khas rasa tersendiri. Kalau mau cari makanan ini yg enak sih saya belum tahu dimana, katanya di daerah Tengah Tani, ada yg bilang di pasar esuk.

Sate Kalong:
Sate Kalong ini adalah layaknya sate bakar biasa yg terbuat dari daging kerbau. Penyajiannya daging kerbau nya sudah di olah dengan bumbu dan di tusuk dengan sujen dan berbentuk kota panjang. Ada dua macam rasa, yaitu manis dan asin. Penjualnya biasanya bapak-bapak yg sudah sepuh karena selain semakin susah juga sudah kalah kali sama makanan fastfood yg sekarang semakin banyak di mall-mall disana. Dulu sewaktu saya kecil mereka ini masih berkeliling di rumah-rumah dengan cara dipikul dan selalu membawa genta (krincingan), genta ini adalah jenis yg selalu di pasang di leher kerbau. Menjualnya pun selalu malam hari hingga larut, makanya di sebut sate kalong.

Tahu Gejrot:
Tahu gejrot adalah salah satu makanan khas Cirebon berupa tahu kecil-kecil sejenis tahu sumedang tapi dalamnya kosong dan rasanya gurih. Penyajiannya selalu di taroh di cawan yg terbuat dari tanah liat, bumbunya campuran dari bawang merah, cabe rawit dan kecap manis diaduk rata, selanjutnya di siramkan ke tahu nya tadi. Penjual nya dulu selalu berkeliling ke rumah-rumah. Ada bapak-bapak yg selalu bawa pikulan atau ibu-ibu yg selalu berkeliling dengan tampah yg selalu di taroh di atas kepalanya dengan menjinjing teko yg berisi air minum. Sekarang penjual yg keliling ini semakin susah di cari, yg ada penjual permanen di mall-mall atau di pusat jajanan lokal.

Empal Gentong:
Empal Gentong adalah makanan khas masyarakat kota Cirebon. Makanan ini mirip dengan gulai (gule) dan dimasak menggunakan kayu bakar (pohon asem) yg dimasukan ke dalam anglo (kompor tanah liat) di dalam gentong (priuk tanah liat). Daging yang digunakan adalah daging sapi, jeroan yang terdiri dari babat, usus, paru, dan limpa yang direbus dalam kuah santan yang berbumbu special ditaburi daun kucai dipadu dengan rasa khas sambel bubuk dan krupuk rambak. Bisa di santap dengan lontong dan nasi.
Ada yg bilang kalau empal gentong ini berasal dari Desa Embat-embat dekat plered. Empal gentong cirebon yg terkenal adalah "Mang Dharma" yg berlokasi di jalan Slamet Riyadi krucuk.

Minuman anak gaul \m/

Minuman Ice Chocolate Cappucino



Mungkin anda sering menikmati ice chocolate cappucino di cafe, bisa kah anda membuatnya seperti minuman di cafe, berikut ini ada cara membuat minuman tersebut:

Bahan:
  • 75 gr gula pasir
  • 1/4 sdt garam
  • 100 gr dark cooking chocolate (cokelat masak), cincang
  • 400 ml susu cair
  • 1 sdm cokelat bubuk
  • whipping cream

Cara Membuat:

  1. Campur gula, garam dan susu cair, rebus hingga mendidih, angkat. Ambil 100 ml susu. Sisihkan sisanya.
  2. Lelehkan cokelat masak, tuang 100 ml rebusan susu ke dalamnya, aduk rata.
  3. Tuang campuran cokelat leleh dan susu ke dalam sisa rebusan susu, aduk rata, kemudian rebus kembali selama 5 menit, angkat. Dinginkan.
  4. Tuang dalam gelas saji, tambahkan es batu, hias dengan whipping cream di atasnya dan taburan cokelat bubuk. Sajikan.

Makanan Khas Yogyakarta

Kalian tahu? Makanan yogya itu enak enak loooh apalagi bakpianya etop banget! ♥ Setiap saya ke Yogya pasti ga akan kelewat buat makan bakpia :-D
Kali ini saya rekomendasikan 6 makanan khas jogja yang wajib kalian cicipi ketika berkunjung ke kota Yogyakarta yang biasa disebut kota pelajar in i. Tidak seperti makanan sumatra, kebanyakan makanan di Yogyakarta adalah bercita rasa manis, namun justru disitulah letak ciri khasnya. Daftar makanan berikut kami sertakan berdasarkan pembelian yang berkali-kali dari tahun ke tahun oleh wisatawan karena kepopulerannya.

gudeg 
GUDEG
Gudeg rasanya manis dan gurih, dan ada sedikit pedas bila dimakan dengan krecek, Biasanya terbuat dari nangka (kalau di Jogya dikenal dengan sayur gori) yang dimasak berjam-jam hingga berwarna coklat, dicampur dengan areh santan dan ditambah sayur krecek dengan lauknya suwiran (potongan) daging ayam atau telor bebek. Kalau pagi mudah ditemukan para penjual gudeg di sudut-sudut jalan untuk sarapan pagi. Tak jarang yang menjualnya bersama dengan bubur sayur krecek yang pedas.

bakpia 
BAKPIA
Kue ini sering dibeli orang untuk oleh-oleh dari Jogja. Rasanya manis, dibuat dari adonan tepung yang diisi dengan kacang hijau, tetapi sekarang lebih bervariasi ada juga yang diisi keju atau coklat. Daerah yang terkenal bakpianya tentu saja Pathok yang biasa dikenal dengan bakpia Pathok, letaknya di sebelah barat Malioboro, atau di jalan KS. Tubun. Kami sarankan untuk membeli bakpia pathok 75, atau Bakpia Merlino yang rasanya dikenal paling enak.



geblek 
GEBLEK
Geblek adalah makanan yang banyak di jumpai di daerah Kulon Progo. Rasa makanan yang satu ini berbeda dengan lainnya karena rasanya gurih dan sedikit asin. Terbuat dari tepung singkong dan dibumbui. Makannya nikmat sewaktu hangat kalau sudah dingin agak kenyal. Geblek yang masih mentah punya kelebihan yaitu dapat bertahan sampai 4 hari. Kalau melebihi 4 hari, maka geblek siap digoreng ini akan mengeras, dan bila digoreng, rasanya pun tidak enak lagi.

geplak
GEPLAK
Bagi para penderita gula darah tinggi, kue yang satu ini mesti dihindari karena rasanya manis sekali. Sebagaimana kebanyakan makanan khas Jogja, saking manisnya, sebaiknya tidak berlebihan memakannya karena akan terasa eneg di kerongkongan dan perut. Bahan aslinya dibuat dari serutan kelapa dan gula jawa. Kalau dijajakan di kios oleh-oleh biasanya paling mencolok di mata karena warnanya warna-warni.


kipo 
KIPO
Kue yang satu ini tidak banyak bisa kita jumpai, kecuali kita pergi ke pasar Kota Gede. Rasanya, tentu saja manis. Tetapi tentu mempunyai daya tarik tersendiri. Sebagai kulit luarnya adalah ketan yang dicampur dengan adonan nangka dan isinya adalah kelapa dan gula merah. Satu bungkus kipo biasanya di jual dengan rentang harga Rp 1.000,00 – Rp 1.500,00. Dalam satu bungkus terdapat 5 buah kipo.

tiwul 
TIWUL
Panganan yang satu ini asli dari Gunung Kidul, rasanya juga manis dan gurih. Dahulu, tiwul dikenal sebagai panganan yang identik dengan kemiskinan karena daerah Gunung Kidul yang tidak subur sehingga warga setempat kesulitan menghasilkan sumber makanan pokok, kecuali hanya menanam singkong, namun sekarang tiwul menjadi makanan universal yang siapa saja menyukainya. Tiwul terbuat dari singkong yang dijadikan gaplek, kemudian baru diolah jadi tiwul. Biasanya disantap dengan sayur, tetapi sekarang kebanyakan disajikan dengan parutan kelapa karena sering juga dibuat oleh-oleh.
Dari 6 makanan khas jogja di atas, pantas anda beli untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh, atau dinikmati sepanjang perjalanan.